Hutan Mangrove sebagai Tujuan Wisata

mangrove.jpgPada tahun 2003, hutan bakau/mangrove di Indonesia yang mengalami kerusakan sekitar 68 persen, atau 5,9 juta hektar, dari luas keseluruhan 8,6 juta hektar (baca di sini dan juga di sini). Rusaknya hutan bakau lebih banyak disebabkan oleh ulah tangan manusia sendiri. Dengan berbagai macam alasan, penebangan hutan bakau terus berlanjut. Padahal, hutan bakau sangat cocok sebagai pelindung di kawasan pantai yang berlumpur.

Untuk memperbaiki kondisi ini, diperlukan perubahan sikap dan persepsi masyarakat. Pasalnya, selain berfungsi menjaga daratan pantai berlumpur dari gerusan ombak, peredam gelombang (baca di sini) dan tempat hidup dan berbiaknya biota laut (baca di sini), kawasan hutan bakau juga berpotensi dikembangkan sebagai wisata alam.

Wisata alam? apa yang indah di lihat di kawasan hutan mangrove? Tak percaya?? Sebenarnya berwisata di kerumunan hutan bakau adalah suatu pengalaman petualangan yang tak terlupakan (baca di sini).

Tulisan di bawah ini adalah pengalaman saya sekitar tahun 2003, saat berkunjung dan berwisata “blusukan” di tengah kawasan hutan bakau di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, yang termasuk dalam kawasan hutan konservasi di Propinsi Bali.

*****

Hutan mangrove di Bali tersebar di beberapa lokasi pada areal seluas 3067,71 Ha, terdiri dari 2177,5 Ha berada dalam kawasan hutan dan 890,21 Ha di luar kawasan hutan. Tiga lokasi terluas dimana terdapat hutan mangrove adalah Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai (1373,5 Ha), Nusa Lembongan (202 Ha), dan Taman Nasional Bali Barat (602 Ha).

Kerusakan hutan mangrove akibat perubahan fungsi hutan menjadi tambak dan penebangan kayu yang berlebihan terus terjadi dan semakin parah dari tahun ke tahun. Untuk mengurangi tingkat kerusakannya, Departemen Kehutanan melalui Proyek Pengembangan Pengelolaan Hutan Mangrove Lestari dibantu JICA melaksanakan proyek pada tanggal 4 Nopember 1992 s/d tahun 1999. Tujuannya adalah untuk melaksanakan investasi guna mendukung kegiatan reboisasi dan pengelolaan hutan mangrove berkelanjutan. Hasilnya adalah rehabilitasi hutan mangrove seluas 253 Ha.

Proyek ini dilanjutkan dengan proyek lanjutan sebagai sarana pendistribusian hasil proyek terdahulu kepada masyarakat dengan memperkuat sistem penyuluhan dan pengelolaan hutan mangrove secara lestari, pada tanggal 15 Mei 2001 dan direncanakan berakhir tanggal 14 Mei 2004 dengan nama Proyek Pusat Informasi Mangrove (Mangrove Information Center/MIC).

mangrove-trail.jpg

Denah dan rute jembatan kayu Tahura Ngurah Rai

mangrove-tahura-bali.jpg

Jembatan kayu (trail) di Tahura Ngurah Rai

Kantor MIC berada di tengah kawasan Tahura Ngurah Rai, mempunyai areal persemaian (nursery) seluas 7700 m2 dengan fasilitas jembatan kayu (trail), pondok peristirahatan (hut), dan geladak terapung (floating deck), dengan 13 jenis mangrove mayor, 9 jenis mangrove minor, dan 28 jenis mangrove associates. Selain itu terdapat 62 jenis burung, 32 jenis crustacean, dan 10 jenis reptil terdapat di Tahura ini.

Karakteristik habitat hutan mangrove, adalah :

  • Umumnya tumbuh pada daerah pasang surut yang jenis tanahnya berlumpur, berlempung, atau berpasir.
  • Tergenang air laut secara berkala.
  • Menerima pasokan air tawar yang cukup dari darat.
  • Terlindung dari gelombang besar dan arus pasut yang kuat
  • Air bersalinitas payau (2 – 22 permil) hingga asin (38 permil)

Adapun manfaat dan fungsi mangrove, adalah sebagai :

  • Peredam gelombang dan angin, pelindung dari abrasi, penahan intrusi air laut ke darat, penahan lumpur dan perangkap sedimen.
  • Penghasil sejumlah besar detritus (hara) bagi plankton.
  • Daerah asuhan (nursery grounds), tempat mencari makan (feeding grounds), dan daerah pemijahan (spawning grounds) berbagai jenis ikan, udang, dan biota laut lainnya.
  • Penghasil kayu konstruksi, kayu bakar, bahan baku arang, dan bahan baku kertas.
  • Pemasok larva (nener) ikan, udang, dan biota laut lainnya.
  • Habitat bagi beberapa satwa liar, seperti burung, reptil, dan mamalia.
  • Tempat wisata.

mangrove-anjungan.jpg

Anjungan (hut) di tepi pantai untuk beristirahat dan melihat panorama laut

oooOOOooo

 

About these ads

25 Tanggapan

  1. waowww……..

    foto terakhir itu ujung jalan….

    klo pas airnya surut bisa tuh kita turun ke pantai lumpur yg ada di bawahnya

    infonya bapak ternyata lebih lengkap
    makasih pak referensinya

    selamatkan mangrove Indonesia

  2. Salam kenal. Salam MANGROVER!

  3. @KeSEMaT: Salam kenal juga…, saya juga sering berkunjung ke blog kesemat. Senang rasanya membaca artikel dan cerita petualangan kelompok anda berjuang “ngopeni” Mangrove. Selamat berkarya….

  4. pak saya punya rencana peneltian tentang mangrove. ada dua sih. yg pertama saya mau coba identifikasi mangrove melalui citra ALOS dan selanjutnya saya mau coba mengestimasi jumlah penyerapan CO2 oleh mangrove. akan tetapi saya punya kendala di literatur terutama tentang panjang gelobang cahaya spesifik yang di serap dan yang di pantulkan oleh tanaman mangrove ini. selain itu saya juga tidak bisa memvalidasi benar atau tidaknya penelitian saya itu apabila saya tidak mememiliki data hasil penelitian orang2 terdahulu tentang jumlah penyerapan CO2 pada tanaman mangrove. bapak kira2 punya hasil peneltian tentang hal2 tersebut. minimal angka jumlah penyerapan CO2 pak. untuk saya coba bandingakan dengan hasil perhitungan saya. terimakasih sebelumnya pak

  5. Saya tak punya data2 tsb, tetapi mungkin saya bisa bantu carikan beberapa journal internasional bila Mas La An menginginkan. Berikan saya beberapa keywordnya, bisa lewat email atau komen di sini.

  6. terimakasih pak tawarannya. mungkin CO2 absorbsion pada tanaman mangrove atau CO2 Flux pada tanaman mangrove. jadi angka jumlah penyerapan CO2 Mangrovenya saja pak. klo memang ada fAPAR (fraction of Absorbed Photosynthetically Active Radiation) dari tanaman Mangrove. terimakasih sekali lagi pak atas bantuannya.

  7. Salam kenal. Salam MAGROVER!

  8. @Mas La An: Maaf mas ya…, saya sudah berusaha carikan data/artikel yang dimaksud. Tapi kok susah ya??… Mungkin saya yang belum “ngeh” dengan yang anda cari/perlukan.

    @ kesemat: Salam mangrove pulakk…..

  9. SAYA SEDANG MECARI SUMBER DANA HIBAH UNTUK MELESTARIKAN HUTAN BAKAO TOLON

  10. DESA KAMI DI TEPI PANTAI ,PANTAI TERSEBUT SUDAH DIKELOLA MENJADI OBJEK WISATA SAY INGIN MENGEMBALIKAN KEADAAN PANTAI SEPERTI SEMULA YANG PENUH DENGAN HUTAN BAKO BAKO DAN TUMBUH TUMBUHAN KARANG KEMANA SAYA MENCARI BANTUAN HIBAH UNTUK TUJUAN TERSEBUT TOLONG SAYA DIBERI PETUNJUK TERIMA KASIH

  11. @suhadi: Ayo para LSM Lingkungan, bantu pak Suhadi…..

  12. dah pernah liat nasib hutan manggove di kota pangkalpinang?
    bener-bener memprihatinkan, saat kota lain berusaha menyelamatkan hutan manggrovenya kota pangkalpinang malah berlomba-lomba meniadakan hutan manggrove…
    yang bikin tambah prihatin, ini dilakukan oleh pemerintah kota dan pemerintah provinsinya…
    parah-parah….
    jangan lupa ini pendapat pribadi sy…. d^_^b

  13. @echo_tenan: turut prihatin juga……

  14. SUNGUH BESAR MANFAAT MANGROVE BAGI KITA KHUSUSNYA BAGI MASYARAKAT PESISIR HAL INI HARUS KITA SOSIALISASIKAN LEBIH INTENS KPD MEREKA AGAR LEBIH MENJAGA HUTAN MANGROVE UNTUK KELANGSUNGAN HIDUP MEREKA SENDIRI

    Setuju… ayo kita jaga bersama hutan mangrove…

  15. sebenarnya wisata mangrove/segmen pasar wisatanya buat siapa?karena walaupun sudah tertata tidak langsung membuat semua orang tertarik..?

    terima kasih pak

  16. maaf pak, baru berkunjung lagi
    sudah lama sepertinya tidak main2 kesini :D
    sebanarnya yang saya cari adalah keofisien efisiensi penyerapan cahaya oleh tanaman mangrove
    dan alhamdulillah saya susah dapat konstanta itu. walaupun bukan dikhususkan untuk tanaman mangrove

  17. Informasi tentang mangrove yang sangat komplit.
    Salam kenal, pak
    http://alamendah.wordpress.com/2009/06/05/hutan-bakau-di-pati/

  18. as, maaf Pak sy mahasiswi tingkat akhir disalah satu universitas negri di sumatra, sy ngambil penelitian tentang distribusi salah satu jenis manggrove minor yaitu nibung (Oncosperma tigilarrium).tema ini saya angkat karena kekawatiran saya dengan kondisi tumbuhan ini akibat penutupan hutan dan ekploitasi yang tidak terkendali sehingga mengurangi populasi nibung secara serius, sedangkan belum adanya pebudidayaan yang dilakukan baik itu dari masyarakat maupun dari pemerintah di daerah saya, karena besarnya dana yang dibutuhkan sekarang ini saya sedang mencari bantuan dana tuk skripsi saya ini yang ouputnya nanti kearah konservasi hitun nibung, saya berharap bapak dapat menberikan solusi kepada saya, sebagai orang yang mengerti lingkungan saya yakin bapak dapat merespon masalah ini dengan baik . trimakasih pak,, waslm,-

  19. apakah bapak memiliki data mengenai kunjungan wisatawan yang datang ke tahura ngurah rai beberapa tahun kebelakang ini?
    saya seorang mahasiswa tingkat akhir di jakarta, membutuhkan beberapa data mengenai tingkat kunjungan yang datang kesana. terimakasih.

  20. saya mahasiswa UNTAD yang sedang penelitian mengenai hutang mangrove minta di jelaskan tentang faktor-faktor yang menyebabkan kerusakan hutan mangrove,serta tolak ukur apa yang dipakai untuk menentukan kondisi hutan mangrove apakah masih baik atau rusak, terima kasih

  21. Semoga hutan mangrove di Bali tetap terjaga keasrianya dan dapat menjaga ekosistem di BAli
    Thanx infonya ..

  22. menurut saya memang bagus melestarikan hutan manggrof, selain menjaga kelestarian alam, juga menjaga lingkungan hidup untuk mahluk hidup lainnya.
    di kembangkan sebagai wisata, hutan manggrof juga sangat banyak manfaatnya. tapi di daerah saya hutan manggrof memang lokasinya lumayan bagus tapi banyak yg rusak……
    faktor kendalanya pertambakan, dan pelabuhan pertambangan…..gimana ya…..? cara mengatasi kendala yang ada….

  23. Kemarin saya sempat ikut lomba pidato tentang mangrove…
    Go green, Go mangrove..!!

  24. ada postingan baru tentang aktivitas-aktivitas di ekowisata hutan mangrove yang berjudul “Update Status: Asyiknya Berjalan-jalan LAGI ke Hutan Mangrove“. mohon tanggapan bapak dan juga teman2 disini

    Salam Mangrover

  25. Salam kenal gan….. blog ini sangat bagus dan memberi inspirasi kepada saya…. kami mohon kesediannya berbagai pengetahuan tentang dunia mangrove untuk pengelolaan mangrove di kampung kami. Terimakasih,,, salam kenal dan semoga sukses selalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: