Kunjungan Lapangan ke Taman Mawar STP, Malaysia (Bagian 2)

Artikel ini pindahan dari blog lama yang sudah tidak aktif *)

Pada tulisan bagian 1, telah dijelaskan bahwa kapasitas desain STP Taman Mawar adalah 150.000 PE (Population Equivalent) atau 150.000 orang penduduk dengan debit rerata sebesar 37.000 m3/hari, sedangkan untuk kapasitas debit maksimumnya didesain sebesar 91.412 m3/jam.

OK, kita lanjutkan kunjungan lapangannya…,

Proses yang berlangsung di sebuah STP biasanya dikelompokkan dalam tiga macam pengolahan, yaitu fisik, kimiawi, dan biologis. Sedangkan terminologi yang biasa digunakan ada tiga, yaitu: (i). Primer (Primary/Preliminary), bila proses fisik yang dipakai; (ii). Sekunder (Secondary), untuk proses kimiawi dan biologis; (iii). Tersier (Tertiary/Advance), untuk kombinasi fisik, kimiawi, & biologis.

Untuk pengolahan jenis tersier yang mengkombinasikan ketiga proses tersebut, biasanya jarang diterapkan pada sebuah STP (IPAL) sebab peraturan baku mutunya biasanya tidak mempersyaratkan sampai sejauh itu. Demikian juga yang berlaku di STP Taman Mawar ini, hanya dilakukan dalam tahapan primer dan sekunder, kemudian dilanjutkan dengan proses pengolahan lumpur.

A. Primary Stage.

Proses pengolahan primer yang pertama, dimulai pada Grit Chamber dimana proses penyaringan dan pemisahan sampah-sampah dan kotoran padat yang terbawa bersama air limbah, dilakukan. Proses ini dilakukan menggunakan dua unit saringan secara mekanik (mechanical screen) .

gritchamber-1.JPG gritchamber-2.JPG

Gambar: Fasilitas Grit Chamber

Selanjutnya, batu krikil (gravel), pasir (sand), dan puing-puing (debris) mengendap dalam ruang (chamber) ini sebelum diangkat dengan penggaruk/pengumpul limbah padat (grit collector) dan dibuang keluar. Ruang/bagian ini dilakukan aerasi untuk menjaga air limbah dalam kondisi “fresh/segar” (karena mendapat masukan zat asam yang banyak) dan dalam suasana aerobic, sehingga bau busuk dapat diminimalkan.

screen-2.JPG liftingpump-2.JPG

Gambar: Kisi penyaring sampah dan Lifting pump

Air limbah kemudian dialirkan ke kolam penampungan dimana tiga (3) unit pompa hisap akan memindahkan/mengalirkan air limbah ke proses pengolahan sekunder.

 

Bersambung ke proses sekunder ……

oooOOOooo

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: