Kesadaran Berbagi Ruang di Jalan Raya (3)

Peraturan, Pelaksanaan, & Penegakan:

Kenikmatan berkendara di jalan raya, selain didukung oleh peraturan yang ada, perilaku disiplin pengendaranya, juga perlu didukung pula oleh perilaku jujur aparat penegak hukumnya. Selama hampir tiga tahun berkendara, saya melihat dan merasakan bagaimana peraturan berlalulintas dijalankan di negara tetangga kita.

Mungkin tulisan ini tidak menggambarkan secara keseluruhan kondisi yang ada dan bisa jadi sangat subyektif. Namun dari beberapa kejadian yang saya alami, belum pernah terbukti saya berhadapan dengan petugas yang sudah terkontaminasi dengan perilaku menyimpang tak betul.

1. Lesen Memandu (Surat Ijin Mengemudi):

Berbicara masalah Lesen Memandu (SIM), cara mendapatkannya tak semudah di negara kita. Kriteria SIM bagi pengendara pribadi untuk warga setempat, dibagi dalam tiga macam:

  • Lesen Belajar Memandu (Learn Driving Licence/LDL), dengan syarat permohonan seperti di sini. Pada kendaraan yang dikendarai oleh pengemudi berlesen ini harus menempelkan stiker berleter L.
  • Lesen Memandu Percubaan (Probationary Driving Licence/PDL). Pada kendaraan yang dikendarai oleh pengemudi berlesen ini harus menempelkan stiker berleter P.
  • Lesen Memandu Kompeten/Mampu (Competent Driving Licence/CDL).

Pintu pertama harus dilalui oleh calon pengendara, adalah memohon untuk menempuh ujian Undang Undang (Peraturan, semacam ujian tulis) berkomputer dengan syarat: berusia minimal 16 th, telah mengikuti kursus memandu, & mendaftar secara online (lihat di sini).

Yang perlu saya tekankan di sini, semua pengemudi harus melalui kursus memandu (menyetir) yang diadakan oleh Institut Memandu (Kursus Mengemudi) yang berkurikulum.

Kelas atau kategori SIM yang berlaku, terbagi dalam 13 macam, yaitu: A (orang cacat), B (motor > 500 cc), B1 (motor <500 cc), B2 (motor < 250 cc), C (motor 3 roda), D (mobil < 3 ton), E (mobil > 7,5 t), E1 (mobil < 7,5 t), E2 (mobil < 5 t), F (traktor beroda < 5 t), G (traktor berantai < 5 t), H (traktor beroda > 5 t), dan I (traktor berantai > 5 ton).

Pengendara yang mampu memandu lebih dari satu kategori, tak perlu mempunyai SIM lebih dari satu lembar. Karena dalam satu lembar SIM dapat dicantumkan lebih dari satu kategori/kelas memandu. Misalkan seorang pengendara yang sudah mampu mengendarai sepeda motor < 250 cc dan mobil < 3 ton, cukup hanya mempunyai satu lembar SIM yang mencantumkan kode kelas B2 dan D (sekaligus).

Persyaratan lengkap untuk mendapatkan dan tambah/ganti kelas SIM dapat dilihat di Portal resmi Jabatan Pengangkutan Jalan/JPJ (semacam Dephub/Dishub) seperti di sini.

Para Calo??… 100% tak ada. Alih-alih calo dari orang luar, yang dari orang dalampun tak tampak ada batang hidungnya. Tak ada pula biaya siluman.., silumun…, & silamet. Ruangan tempat mengurus SIM?… jangan tanya…, ber AC. Yang jelas nyaman, bisa duduk dan bikin terkantuk-kantuk. Namun sayangnya tak sempat bikin tidur, karena pengurusan yang begitu cepat tak berlarut-larut. Kemudahan juga diberikan untuk memperpanjang (renew) lesen memandu. Permohonannya dapat dilakukan secara online **tak perlu antri dan calo SIM** melalui internet & bayar dengan Credit Card seperti di sini.

2. SIM untuk warga asing.

Untuk warga asing yang sudah mempunyai SIM dari negara asalnya, dapat mengajukan permohonan tukar lesen memandu di negara tetangga ini. Namun ini hanya dikhususkan untuk warga asing dengan status: pekerja profesional atau pelajar program Doktoral.

Permohonan secara langsung dan otomatis dapat dilakukan di kantor JPJ terdekat, khusus untuk warga asing dari negara-negara seperti yang tertera pada senarai (daftar) ini. Sedangkan untuk warga asing lainnya (termasuk Indonesia), harus mengajukan permohonan ke Kantor Pusat JPJ di Putrajaya terlebih dulu dengan melampirkan syarat-syarat dan berkas salinan yang dikehendaki. Bila sudah disetujui oleh Kantor pusat, barulah dapat mengajukan tukar lesen memandu di JPJ terdekat.

Untuk warga asing yang tidak berstatus seperti disebut di atas, dapat mengajukan SIM sesuai dengan persyaratan seperti warga setempat.

sim.jpg

Contoh SIM Percobaan (PDL) untuk kelas B2 dan D

3. Pajak Jalan (Road Tax) , Surat Daftar Kendaraan & Nomor Kendaraan

Pembayaran pajak jalan (STNK, di negara kita) boleh di bayar dalam 6 bulan sekali atau satu tahun sekali. Bukti pembayarannyapun sangat sederhana. Untuk sepeda motor, hanya berupa satu lembar kertas berwarna dasar merah jambu dengan ukuran sebesar KTP (bandingkan dengan STNK kita). Sedangkan untuk mobil, berupa stiker yang ditempel di kaca depan mobil (bagian dalam). Stiker ini hanya sekali pasang, kalau dicoba untuk dilepas lagi, akan koyak/sobek (jadi, jangan berfikir untuk dipindah-pindah).

Bagaimana bila kita terlambat membayar pajak kendaraan? Apakah kena denda? Ternyata tidak dikenai denda. Pengalaman saya membeli kendaraan yang telah satu tahun tak dibayar pajaknya (karena kendaraan tersebut memang tak dipakai dalam setahun tersebut), ternyata saya hanya dikenai membayar mulai tanggal saya mengajukan pembayaran hingga setahun ke depan. Yang setahun dulu, tidak ditarik bayaran. Apalagi dendanya, tidak sesenpun.

Ketika saya tanya agen yang menguruskan, dijawabnya bahwa diasumsikan untuk satu tahun sebelumnya kendaraan tersebut dianggap tidak jalan di jalanan umum. Karena kalau nekad jalan, pasti akan kena tilang & ada catatan polisi tentang tilang atau denda, dll. Sehingga saya berpikir bahwa hal ini juga dapat menjadi pendorong bagi pemilik untuk tidak takut membayar pajak, dan dilatih untuk berdisiplin dari diri sendiri. Tak perlu ditakut-takuti denda karena terlambat bayar, dsb. Kita dilatih untuk mampu mengukur ketaatan kita sendiri. Sadar bahwa kalau tak bayar pajak, kendaraan semestinya tak boleh dipakai di jalanan umum. Kalau nekad resikonya akan kena tilang/denda.

Kemudian mengenai Surat Daftar Kendaraan (kita kenal dengan BPKB), ternyata hanya berupa satu lembar kertas berukuran A4 (bandingkan dengan BPKB kita yang berlembar-lembar). Dan dengan hanya satu lembar saja, terbukti sudah mampu merekam semua data yang diperlukan termasuk rekaman pembayaran pajak jalan tiap tahun. Bila lembaran tersebut penuh, akan diganti dengan yang baru. Mudah dan sederhana.

Sedangkan untuk nomor kendaraan, yang menentukan adalah JPJ dengan menggunakan panduan seperti di sini. Ada beberapa kategori, seperti: nomor biasa, nomor utama, nomor menarik, dan nomor populer. Kategori-kategori tersebut menentukan harga sebuah nomor kendaraan. Perlu diketahui pula bahwa nomor-nomor tersebut juga boleh dipohonkan untuk ditukar-ganti dari kendaraan satu ke kendaraan lain (misalnya untuk no menarik/populer) dengan bayaran tertentu. Meskipun penetapan nomor kendaraan dilakukan oleh JPJ, namun pembuatan plat nomor kendaraan adalah bebas dan tidak diwajibkan harus memakai plat buatan instansi tertentu **seperti buatan satlantas, misalnya… halah**, yang penting standard.

4. Tilang, Denda dan Kejujuran Petugas

Tilang, saman, atau denda biasanya dilakukan petugas dengan meletakkan kertas tilang pada kendaraan kita (misal di kaca depan mobil, dll). Petugas yang mengetahui ada kendaraan yang melanggar parkir di tempat terlarang, misalnya, tak perlu menunggu si pemilik datang. Cukup dengan mencatatnya di kertas tilang dan ditinggalkan catatan tilang tersebut di kendaraan si pelanggar.

Pembayaran saman atau denda dapat dilakukan di kantor Polisi Lalu lintas (Pejabat Polis Trafik) atau sekalian diikutkan pada tagihan saat membayar pajak jalan (road tax). Dengan demikian bila kita membeli kendaraan second, dapat dengan cepat diketahui apakah kendaraan tersebut masih menanggung denda atau tidak, cukup dilihat dari daftar road tax-nya. Bila terdapat tagihan denda, maka tagihan tersebut harus dilunasi dulu oleh pemilik/penjual.

Demikian juga untuk tilang karena ada operasi khusus (road block), misalnya. Tak ada kata damai atau titip uang sidang. Kalaupun ada pelanggaran ringan dan hanya diperlukan peringatan saja, maka cukup hanya diberi peringatan. Tidak ada penyalahgunaan kekuasaan dengan mencoba memain-mainkan ataupun menakut-nakuti si pesalah, yang akhirnya berujung meminta komisi.

Ada pengalaman seorang teman yang secara tak sengaja terjaring road block. Pada ketika itu dia tak bisa menunjukkan SIM setempat, kemudian dia ditanyai jati dirinya. Demi mengetahui bahwa ’sang tersangka’ adalah mahasiswa pascasarjana dari negara asing, sang petugas kemudian cuma memberi wejangan. Dalam wejangan tersebut diharapkan si pelanggar segera mengurus pertukaran SIM nya dengan SIM setempat mengikuti peraturan yang berlaku, secepatnya. Dan untuk hari itu, pengendara pelanggar tersebut dibebaskan, tanpa perlu bayar uang damai sesenpun **coba kalau di tempat kita**.

5. Pelanggar, Pesalah, dan Pemalsu

Dengan adanya peraturan yang baik dan penegak hukum yang jujur, apakah kemudian tidak akan terjadi pelanggaran? Pelanggaran tetap ada, karena pada dasarnya manusia itu akan berbuat seenak sendiri, karena itulah dibuat suatu hukum/peraturan. Namun karena adanya penegak hukum yang jujur maka kesempatan untuk berkolusi melanggar hukum juga akan menyempit. Dan dengan sendirinya kenyamanan akan tercipta.

Dalam berita massmedia, terungkap mengenai tertangkapnya beberapa pelanggar lalulintas dan pengguna narkoba pada saat diadakan road block di suatu kawasan. Apalagi bila operasi tersebut digelar pada tengah malam hingga dini hari. Juga pernah terungkap adanya sindikat pemalsu SIM, yang membuktikan ada juga sebagian orang yang ingin jalur cepat dengan menghalalkan segala cara. Namun sampai sejauh ini, para petugas penegak hukum (dari atasan sampai bawahan) tampak masih komit tetap berjalan pada rel dan role yang betul dan lurus. Sehingga pelanggaran-pelanggaran tersebut tidak sempat tumbuh subur dan berurat berakar tak terkendali.

oooOOOooo

 

7 Tanggapan

  1. Pak apakah menggunakan SIM International masih diperbolehkan ? atau harus mengajukan SIM Lokal ke JPJ.Dulu semasa di JB 2 tahun saya menggunakan SIM International dari IMI Jakarta.Beruntung selama 2 tahun di sana saya belum pernah kena road block dan setiap ada pemeriksaan saya tidak pernah diperiksa.

  2. Salam kenal pak,

    Nama saya Budi dari Yogya, pada web site ini http://www.samarinda.go.id/2005/08/19/perlu-lahan-latihan-1-hektare , disebutkan kalo ada kursus Dump Truck. Ini cuplikannya “Di Malaysia lembaga seperti ini bernama Institut Pemandu.

    Di sana, lembaga kursus mengemudi yang ada sudah terintegrasi dan sudah menjalin kerjasama baik dengan pihak pemerintah serta kepolisian.

    “Lokasi latihannya juga representatif,” sebutnya. Lembaga kursus di Kota Kinabalu Malaysia misalnya, memiliki areal latihan untuk mengemudi mobil seluas 1 hektare. Di lokasi itu, dari mulai latihan tanjakan, turunan, parkir dan fasilitas latihan untuk mengemudi secara lengkap sudah tersedia. Termasuk mobil sebanyak 60 unit.

    Tak hanya untuk jenis kendaraan pribadi, lembaga ini juga menerima siswa untuk kursus mengemudi kendaraan alat berat, seperti dump truck, excavator dan alat berat lainnya. ”

    Setelah googling beberapa hari saya akhirnya menemukan blog ini.

    Bisakah minta tolong info mengenai Institut Pemandu Dump Truck > 9 ton?

    Terimakasih ya pak mohon maaf kalo mengganggu.

    Salam
    Budi

  3. @Budi: Salam kenal juga pak, makasih dah bersedia berkunjung.

    Saya tak tahu mana-mana institut memandu yang khusus untuk dump truck, apalagi yang ada di Kinabalu. Tapi mungkin bapak bisa cari tahu/hubungi salah satu alamat ini:

    Khidmat Memandu Kinabalu Sdn Bhd
    5KM, Off Jalan Dongongon,
    Kg. Mahandoi,
    P.O Box 171,
    89507 Penampang,
    Sabah, Malaysia.
    Tel No : 088-77 1695, 088-76 7695
    088-77 2695, 088-77 3695
    Fax No : 088-77 5695
    E-mail : instkmk@yahoo.com / institutkmk@hotmail.com

    atau dapat pula merujuk pada link berikut ini. Silakan diklik di sini dan bisa juga di sini.

    Semoga info ini dapat membantu….

  4. salam kenal,
    saya adalah seorang komuter di Jakarta Raya, yang tertarik dengan masalah kesadaran berbagi ruang di jalan raya, di mana para pengendara di jalan raya terutama di Jakarta sangat tidak peduli pada aturan dan saya sedang berusaha menggugah kesadaran tersebut..
    sile visit my blog

  5. @pengendara: Salam kenal juga, makasih dah bersedia berkunjung. OK…, segera saya meluncur ke blog anda…

  6. Salam Kenal Pak,

    Saya baru transfer SIM Indonesia ke lesen memandu Malaysia, tetapi karena SIM Indonesia saya baru di perpanjang saya mendapatkan lesen percobaan (padahal saya sudah bawa mobil lebih dari 10 tahun.. he..he..). Tetapi saya tidak mendapatkan stiker P yang perlu di tempel di mobil.. mohon infonya Pak dimana saya bisa beli stiker P tersebut…

    Salam

    Faisal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: