Sertifikasi Dosen Sebentar Lagi

Berita yang saya baca dari TEMPO Interaktif Senin, 03 Desember 2007:

Jakarta:Sebanyak 3000 profesor dan 9000 dosen akan disertifikasi pada 2008 mendatang. Untuk profesor, sertifikasi akan diberikan secara otomatis. “Karena mereka merupakan tingkatan tertinggi dari pendidik,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Fasli Jalal kepada Tempo usai membuka Asian Forum on Bussiness Education (AFBE) 2007 di Jakarta, Senin (3/12).

Untuk dosen, kata Fasli, tidak berlaku mekanisme otomatis. Karena masih banyak yang belum menempuh pendidikan tingkat master atau S-2. Kuota sertifikasi untuk dosen akan dihitung berdasarkan data angka kredit akademik, keterlibatan dalam jurusan dan departemen, dan prestasi.

“Untuk yang belum S2, akan ditingkatkan lebih dulu kualifikasi akademiknya. Yang sudah S2 akan diangkat berdasarkan pertimbangan,” katanya.

Jika selesai disertifikasi, Fasli melanjutkan, dosen dan profesor akan mendapatkan pendapatan tambahan, satu kali gaji. REH ATEMALEM S.

Berita di atas tentunya untuk dosen-dosen negeri (PNS) …. ya, jelas lah. Apalagi setelah disertifikasi ada klausul, akan mendapatkan pendapatan tambahan satu kali gaji. Ini yang mampu pastilah pemerintah.

Jadi, untuk yang bukan PNS dan ngajar di PTS, ….. au ah… gelap.

*****

Nah.., supaya terang-terang dikit, nggak terlalu gelap…, baca juga artikel di bawah ini:

oooOOOooo

 

22 Tanggapan

  1. Mudah-mudahan saja dapat terlaksana…asik pendapatan bertambah Rp. 2.000.000,00 euy…
    ee…eh itu sih guru tunjangannya nambah 2jt-an lah kalo dosen berapa ya pak…???🙂

  2. Apa diperguruan tinggi yg maju mensyaratkan adanya sertifikasi terhadap dosennya? Kalau sertifikasi dosen itu hanya ada di Indonesia, saya pikir hal ini sia-sia saja. Lebih baik mencontek resep-resep bagaimana perguruan tinggi di negara maju bisa bagus. Nggak perlu mengada-ada ttg sesuatu yg tidak jelas tingkat keberhasilannya.

  3. Selamat ya…. buat dosen yang buat dosen yang akan disertifikasi….

  4. weh, kok pake digelap2in sih tentang sertifikasi dosen PTSnya ?
    udah nasib remang-remang begini, sertifikasi masih gelap juga ?😦

  5. kapan di daerah2 mulai?, sdh lama jadi dosen oemar bakri.., masa dosen miskin.., rumah BTN, motor butut, makan gizi buruk.., ngajar PTS sdh 10 tahun, ga mau jualan diktat !!. STMIK Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

  6. bagus deh…biar ketauan dosen yang layak dan tidak layak melaksanakan tridharma,dan untuk dosen yang hobi ngejar setoran di PT lain…insaflah, sekarang yang dituntut kualitasnya…., btw apa bener naek 2x lipat atau issue aja???bener deh yg pts au ah gelap..but jangan mematahkan semangat para pahlawan bangsa (baca : dosen) untuk terus memberikan yang terbaik…..

  7. @semua: Marilah kita berdo’a, semoga praktek & hasilnya bisa seperti niatan awalnya. Yaitu, menjadikan dosen profesional dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan. Amiin.

  8. Tujuan sertifikasi dosen juga sangat penting karena meningkatkan kesejahteraan dosen. cuman…… realisasinya diatas berdasarkan statemen tersebut agak sulit bagi kami dosen yang berada di Bawah Dirjend Pendidikan Kristen. Apalagi kami sulit mengakses data tentang sertifikasi dosen. sebab saat ini banyak dosen yang belum mengikuti sertifikasi. nggak tahu tahu ya??? bagaimana Dirjen Pendidikan Kristen merealisasikannya. harapan kami siih supaya cuepaaaat…gituh

  9. @Philip Kopeuw: Semoga sesuai harapan pak.

  10. moga-moga sertifikasi dosen tidak asal jadi seperti sertifikasi guru, sehingga tujuan mulia yang terkandung dalam pensertifikasian ini dapat terwujudud, tapi kalo hanya sekedar untuk menambah penghasilan guru dan dosen yan jangan dipersulitlah. Konsep sertifikasi guru yang mengandalkan portofolio saja jelas salah dan tak mubazir. pikirlah

  11. Sertifikasi Guru di Indonesia payah Mas. Saya lolos per November 2007, sampai sekarang tunjangannya tidak nongol2. Padahal sudah terlanjur buka rekening. Uang yang dipancingkan di rekening menyusut kepotong biaya online. Saya isi Rp. 250.000 nyusut terus. Akhirnya saya cuma bisa mengeluh di [http://marsudiyanto-gudang.blogspot.com/2008/05/dibohongi-pemerintah.html]

  12. Setuju banget sih, tapi kalau dijatah dan jumlahnya sangat terbatas yah…, paling diakal-akalin oleh yang sedang pegang kedudukan, sehingga yang dapat hanya dirinya atau teman terdekatnya, sedang yang lain disuruh nungguuuu saja, karena kriterianya (katanya) belum terpenuhi.
    Hal ini perlu dipikirkan oleh pihak yang berwenang, bahwa sistem kedekatan masih sangat kental di bawah. Maka kalau jumlah yang dijatahkan masih sangat sedikit, sebaiknya ditunda sajalah..
    Salam

  13. Professor otomatis dapat sertifikat??? Cara berpikir yg sangat dangkal. Sertifikasi merupakan penilaian semua aspek kemampuan, kompetensi dan kepribadian dosen. Profesor di Indonesia hanya diperoleh setelah memenuhi syarat administrasi kenaikan jabatan. Tidak sedikit profesor yang tidak dapat dijadikan contoh sebagai seorang pendidik. Banyak profesor belum ikut pelatihan pekerti, AA atau sejenisnya, belum lagi kepribadiannya sebagai pendidik. Yang perlu diperbaiki perekrutan dosen

  14. Semoga sertifikasi dosen dapat memuliakan dosen. Berpikir positif saja, sertifkasi dosen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negara kita, yang dimulai dari mensejahterakan dosennya.

  15. kami sangat menghargai usaha pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahtraan dosen. tetapi kalau sertifikasi dianggap dapat meningkatkan kualitas dosen, mungkin keliru dan tidak tepat. seharusnya sertifikasi diberikan kepada orang yang baru mau diangkat jadi guru/dosen. bagi mereka yang tidak punya kompetensi, jangan diangkat jadi dosen. kenapa terjadi seperti ini karena kesalahan manajemen masa lalu. untuk jadi guru/dosen harus punya persaratan yang ketat a.l: knowledge, didaktik metodik, komitmen, integritas, moralitas dsb. banyak yang diterima jadi dosen karena kedekatan dengan pimpinan. kalau rekruitmen dilaksanakan dengan baik akan kita dapatkan guru/dosen yang baik.

  16. Wah sertifikasi dosen tentunya mengharapkan memiliki dosen yang profesional dan memiliki kemampuan pediagogic. Kompetensi profesional dosen (bahwa dosen perlu meningkatkan kemampuan profesionalnya – pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat) dan kemampuan pediagogic (merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran) dan yang terakhir memiliki etika dan dapat dicontoh

  17. Bagaimana nasib dosen yang sudah layak mendapatkan sertifikat tetapi berhubung harus ngantriiiii maka bisa jadi dapetnya baru beberapa tahun lagi (mungkin 5 – 10 tahun lagi?), padahal sertifikat itu dikaitkan dengan tunjangan tambahan… ya bisa jadi timbul kecemburuan sosial dikalangan dosen itu sendiri (bagi yang belum terhadap yang sudah mendapat sertifikat … eit … yang sudah dapet tunjangan tambahan …. he..he..he..)

  18. Sertifikasi dosen bukti kegagalan pemerintah dalam mengendalikan PTS dan bukti kegagalan mereka mencetak para sarjana yang secara praktis tidak mampu menajwab kebutuhan dunia kerja.

    Sertifikasi dosen juga bagian dari manajemen pemerintah (Diknas) untuk memposisikan pengendalian pendidikan agar tetap berada pada mereka dan untuk PTS siap-siap saja anda akan diinterfensi oleh kebijakan-kebijakan yang aneh-aneh. Yang pada akhirnya otoritas PTS akan terganggu. He he he he …………. (jangan khawatiiiiiiiir)

  19. Nambah lagi ………, peluang KKN dan kata-kata “Hanya Lulusan PTN saja yang Unggul” akan mulai terdengar di jagad informasi republik ini, dan nyatanya memang hanya perguruan tinggi seperti UNJ, UPI dan PTN bla … bla …… saja yang hanya dapat di ……………….. oleh Diknas untuk menyelenggarakan pelatihan bagi guru yang belum lulus setifikasi. Bagaimana dengan dosen ……… ?.
    He he he he …………………………..
    O O kamu ketahuan pacaran lagi sama KKN dan …….

    Rasanya kalo untuk dosen sulit dikendalikan seperti guru TK – SMA, karena dosen-dosen di PTS tidak hanya bermodal secara akademis tatapi mereka juga mereka berperan sebagai praktisi.

  20. pak fasli jalal, gimana kejelasan mengenai pelaksanaan sertifikasi perg tinggi swasta? udah gajinya sedikit… kesejahteraan dosennya ngga diperhatikan pemerintah lagi. padahal pemimpin2 bangsa banyak jg yang diproduksi dari PTS..
    Mohon tanggapannya!

  21. Walaupun banyak pro dan kontra, akhirnya tunjangan sertifikasi keluar juga menjelang pilpres kemaren🙂 termasuk untuk dosen PTS yangsudah lulus sertfikasi batch 1🙂

  22. Sertifikasi kelihatannya hanyalah sebatas balas jasa pemerintah pada sebagian kecil pendidik mulai dari TK s/d PT di sebagian wilayah negeri ini dan kelihatannya upaya mempengaruhi guru/dosen untuk memegang status quo tidak ubahnya seperti masa ORBA dulu.
    Wa a a a a ah Guaaaaaawaat kalao sampai guru/dosen membaca kebijakan ini (sertifikasi) dalam perspektif di atas karena hanya JARGON dan KONSUMSI POLITIK saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: