Pentingnya Info Kalender Pendidikan Bagi Orang Tua Murid

Coretan ini boleh jadi adalah semacam “curhat” dari seorang orang tua murid. Coretan ini sebetulnya sudah terpendam lama (enam bulan lalu), dan pada hari inilah rasanya sangat tepat jika “uneg-uneg” ini saya tumpahkan. Saya rasa sangat tepat, karena berbarengan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2 Mei 2008.

*****

PENTINGNYA KALENDER SEKOLAH

Dulu memang saya tak begitu ambil perduli perihal “kalender pendidikan” ini, dimana mungkin kita para orang tua murid tak terlalu memusingkan urusan “perkalenderan” ini. Namun sebaliknya kalender pendidikan ini sangat penting bagi pihak sekolah, para guru dan para siswa.

Tentunya kita semua sudah mafhum bahwa hitungan hari efektif persekolahan dan hari libur sudah ditentukan sebelum tahun ajaran baru persekolahan dimulai. Dan untuk mengawal agar hitungan hari persekolahan tersebut tidak meleset, dibuatlah kalender sekolah yang didalamnya berisi info-info a.l: hari pertama masuk sekolah, rencana pelaksanaan mid semester/ujian semester gasal/ujian akhir tahun dan Ujian Akhir Nasional, juga termasuk informasi liburan mid/semesteran dan libur nasional lainnya. Dengan demikian dapat diartikan bahwa kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran.

Yang mungkin terlupakan oleh penyelenggara pendidikan (pemerintah dan pihak sekolah) terkadang informasi kalender pendidikan ini tak sampai kepada orang tua murid, bahkan mungkin sang siswa sendiripun tak tahu adanya kalender ini. Bisa jadi para siswa tidak tahu jadual rencana kapan akan dilaksanakan ujian mid semester, ujian semesteran atau ujian kenaikan kelas dan ujian nasional jauh-jauh hari sebelumnya. Mereka hanya datang ke sekolah serta mengikuti kegiatan belajar sesuai ritme dan irama gurunya. Mereka belajar dan berangkat sekolah, seolah-olah mengalir hanya mengikuti jadual pelajaran harian. Mereka hanya tahu besok belajar apa, ulangan apa dan siapa guru pengampunya.

Celakanya lagi kadang sang gurupun belum yakin ketika ditanya oleh orang tua murid kapan akan dilaksanakan ujian semesteran. Jawaban sang guru kadang penuh dengan ketidakpastian, karena bisa saja nanti ada perubahan jadual dari pemerintah cq Depdiknas. Sampai di sini timbul pertanyaan, apakah pemerintah/sekolah tidak punya kalender pendidikan??? Ataukah mungkin tidak diperlukan adanya transparansi kalender pendidikan bagi orang tua murid atau anggota masyarakat??

Padahal seperti saya uraikan sebelumnya, kalender pendidikan itu sangat penting. Selain penting untuk mengawal jalannya sistem pembelajaran selama setahun ke depan, juga penting bagi para siswa untuk belajar mengatur waktu dan kedisiplinan. Sehingga baik pihak sekolah, para guru, para siswa dan (akan lebih baik lagi) dibantu sepenuhnya oleh para orang tua murid bisa saling bahu membahu mensukseskan strategi pembelajaran selama setahun ke depan. Semua mengacu dan berpedoman pada kalender pendidikan yang telah disusun sebelum tahun ajaran sekolah dimulai.

*****

SUSAHNYA CARI INFO KALENDER PENDIDIKAN

Di jaman global dan era komputer sekarang ini, sangat aneh bila kita sebagai orang tua murid sangat kesusahan mencari informasi kalender pendidikan. Dari situs Depdiknas, baik itu di Direktorat Pembinaan TK/SD, Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama, Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Jaringan Pendidikan Nasional, maupun situs-situs sekolah yang ada, ternyata sangat susah memperoleh informasi kalender pendidikan ini.

Hampir satu jam saya “acak-acak” situs-situs tersebut, tak satupun saya temukan informasi kalender pendidikan tahun 2008 di tanah air kita. Di situs Ditbin TK/SD saya hanya menemukan kalender event/kegiatan saja, itupun hanya terdapat berderet angka selama setahun tanpa ada info kegiatan apapun. Di situs Dit-PLP saya tak bisa membukanya, hanya tertera pesan “DNS Error – Server cannot be found”. Di situs Dikmenum, sayapun kesusahan mencari info yang saya inginkan. Bahkan ketika saya klik ikon “Pembelajaran”, saya hanya menemukan sederet info kumpulan “Permen”, Panduan-panduan, SK Dirjen, dll. Setali tiga uang, di situs Jardiknas dan situs-situs sekolah juga tak saya temukan info kalender pendidikan tersebut.

Secara umum, situs-situs Depdiknas sudah bagus namun menurut penilaian saya masih kurang informatif terhadap kepentingan murid & orang tua murid berkaitan dengan proses pembelajaran. Kebanyakan berisi halaman berita & laporan (padahal ini juga bisa diakses di media massa), visi/misi, link, download (UU , PP, Kepmen, dll). Mungkin perlu ditambah link-link halaman khusus yang lebih informatif dan sesuai dengan kebutuhan kelompok pembaca/pengguna, misal halaman info untuk siswa, ortu murid/masyarakat awam, guru, dll.

Menurut saya, masyarakat juga berhak tahu informasi kalender pendidikan ini. Dan sudah sewajarnya bila pemerintah melalui situs Depdiknas menyediakan satu halaman yang informatif bagi murid dan orang tua murid termasuk di dalamnya info kalender pendidikan ini. Sehingga para orang tua murid juga bisa membantu pihak sekolah untuk mengatur dan merencanakan proses pembelajaran di rumah (yang menjadi tanggungjawabnya) dengan berpedoman pada kalender pendidikan. Kapan sang anak mulai dipersiapkan untuk “berjibaku” menghadapi ujian mid/semesteran bahkan UAN/Unas.

*****

BERCERMIN PADA NEGARA LAIN

Coba kita berkaca pada negara-negara tetangga terdekat kita, Australia, Singapura, Malaysia, dan Brunei. Bahkan tiga diantara empat negara tetangga terdekat tersebut, notabene usianya masih lebih muda dari usia negara kita. Namun tak ada salahnya, bila contoh yang baik kita teladani.

Australia, pada situs Kementrian pendidikannya memuat informasi kalender pendidikan/sekolah yang mereka sebut dengan School Term Dates. Tersedia pula link halaman khusus untuk para siswa, pelajar internasional, orang tua dan masyarakat, guru, dll.

Kalender pendidikan di situs Kementrian Pendidikan Australia

Di Singapura, situs Kementrian Pendidikannya selain memuat berita/laporan juga memberikan info kalender pendidikan/sekolah (School Terms & Holidays) dan halaman khusus untuk siswa, ortu murid, guru, media dan partner.

Kalender Sekolah di situs Kementrian Pendidikan Singapura

Di Malaysia, informasi kalender pendidikan/sekolah bisa diakses oleh orang tua murid secara online melalui situs Kementrian Pelajarannya. Pada situs tersebut tersedia link ke halaman kalender program/kegiatan, kalender sekolah, bahkan Takwim Peperiksaan (Kalender Unas/UAN). Karena bisa diakses umum, sehingga info ini juga tercantum di beberapa kalender umum yang dijual di pasaran. Jadi para ortu yang tinggal di kampung dan tidak bisa mengakses internetpun dapat mengetahui kalender sekolah ini.

Kalender Sekolah di situs Kementrian Pelajaran Malaysia

Terakhir adalah negara tetangga termuda kita, Brunei Darussalam. Di situs Kementrian Pendidikannya juga termuat informasi kalender pendidikan/sekolah (school terms & holiday) dan Rencana Peperiksaan/Ujian (Examination Schedule).

Kalender Sekolah di situs Kementrian Pendidikan Brunei

*****

Sebagai penutup, saya ingin mengucapkan:

SELAMAT MERAYAKAN & MEMPERINGATI

HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2 Mei 2008

SEBAGAI BAGIAN DARI

PERINGATAN 100 TAHUN KEBANGKITAN BANGSA

Semoga dunia pendidikan kita bangkit dari tidur panjangnya, supaya istilah “The Sleeping Giant” tak lagi melekat sebagai salah satu julukan negara kita.

oooOOOooo

15 Tanggapan

  1. Saya juga sangat mendukung tulisan diatas. Saya juga mencari cari kapan liburan sekolah dimulai, padahal saya merencanakan akan pindahan rumah. Dan gak ketemu ketemu…..apa memang dirahasiakan ya kalender akademiknya???

  2. Kalau di kampus saya sih selalu tersedia di situs akademiknya…

  3. @Heru: Padahal sekarang sudah jaman transparansi, pak ya??

    @ardiyanto: Kalau kalender akademik di perguruan tinggi, insya Allah transparan dan sudah membudaya, Mas. Yang saya maksud itu di SD s/d SMA.

  4. Salam hangat juga Mas Faiq…
    Seperti HP habis di “cas”, saya seperti mendapat suplemen saat membaca komentar panjenengan di blog saya.
    Saya mungkin masuk orang tua yang suka ngeblog, itupun belum lama. Makanya tampilan blog saya warna-warni, persis orang yg punya motor baru, karepe semua asesories & sticker ditempel2.
    Foto bayi saya itu tahun 1958 lho Pak. Saya sudah setengah abad. Lahir di Colo. Sejak SMP kos di Kramat Kecil. Di SMP1 70-73, SMA 1 74-76. Tahun 77 masuk IKIP Semarang dan sekarang jadi Guru di SMA Kendal (dari 81). Karena saya ditugasi juga ngurusi kurikulum, maka kalender pendidikan khusus yang intern (hasil penyesuaian dengan yg umum) langsung saya pasang di Kalender Biasa yg dibagikan pada siswa saat awal tahun. Jadi orang tua siswa bisa baca Kaldik lewat Tanggalan SMA 1 Kendal.
    Kembali ke kisah tentang saya, saya mengalami masa2 sulit saat kos, karena saat itu transportasi masih sulit (Jepang belum bikin Colt T). Kalau pulang ke Colo saya naik mobil omprengan Jeep Willys atau Gazz. Kalau ketinggalan, terpaksa naik dokar lalu jalan kaki 9 km. Kalau bejo bisa nunut truknya PG Rendeng yg ngedrop bibit tebu atau pupuk. [masih berlanjut]

  5. Karena ini “penting” [sesuai judul postingannya Mas Faiq], maka kurang afdol kalau komentarnya cuma satu dan ngambang. Anggaplah komentar pertama tadi cuma pengantar.
    Kaldik?.
    Saya bangga bila ada orang tua siswa peduli pada kaldik karena fakta yang saya ketahui, jangankan orang tua… Guru saja ada yang tak peduli bahkan tak faham pada kaldik.
    Bagi orang tua, yang paling pas memang Kaldik Modifikasi yang telah disesuaikan dengan agenda sekolah yang bersangkutan. Ini juga penting karena ada hal2 yg belum diatur di Kaldik Umum, misalnya Ultah Sekolah, Jumlah Mata Pelajaran Mulok / Tambahan yg beda tiap sekolah. Bagi sekolah yg malas, biasanya memang hanya mengadopsi apa yang dibuat Dinas Pendidikan setempat. Kelemahannya ada waktu2 tertentu yg belum terakomodir…
    [Komentarnya kok formal banget ya Mas… Saya jadi malu]

  6. mungkin krn setiap sekolah berbeda kli y pa kegiatannya?

  7. @pak marsudiyanto: hehehe… memori jadul, pak ya??… kalau saya sudah masuk jamannya Colt-T, terutama bila menempuh perjalanan dari kota Pecangaan sampai ke desa saya. Kenangan lama satu kendaraan bercampur baur dengan segala jenis lapisan masyarakat. Masih ditambah “diplenet” berdempet-dempetan seperti ikan pindang. Bahkan tak jarang bergelantungan di pintu belakang.

  8. @ pak mar & ancolevent: yang saya maksud kaldik umum, kenapa di situs/webnya Depdiknas tak ditampilkan?? Paling tidak khan, seperti harapan pak Heru di atas yang ingin tahu waktu liburan panjang anaknya untuk mengatur jadual pindah rumah atau yang lainnya, bisa terpenuhi.

    Seperti contoh kaldik di negara tetangga yang saya tampilkan di atas khan juga semacam kaldik umum.

  9. Di sekolah saya juga begitu mas faiq, kalau ada yang tanya mesti teman-teman jawabnya tidak pasti.
    Ya… paling2 jawabnya persekitaran saja, karena kalaupun kita sudah membuat kalender pendidikan tetapi tiba-tiba ada kebijakan lain yang mengubah kegiatan yang sudah kita rencanakan…
    Kalau siswa disekolah kami bilang sih “ya gitu deh…” begitu ditanya lagi apa masudnya, mereka jawab lagi “ya gitu deeeeh….”😀 ha ha ha

  10. tolong dong diknas tampilan info kaldiknya.guru-guru di juwana juga bingung nih. kenapa kaldik gak muncul2. apalagi muridnya, mene ketehek katanya he … he..

  11. @ rbaryans & ninuk: Ya… gitu itu pak/bu…, mene ke tehek… huehehehe…😀

    Mestinya DikNas buat kaldik umum/ “makronya” aja, kapan waktu mulai sekolah, berapa waktu efektif belajar, dan kapan waktu libur nasional serta libur semesternya aja. Untuk kaldik modifikasi tiap sekolah atau tiap daerah, biar itu urusan intern masing-masing. Sehingga libur umum nasional bisa bareng-bareng, dan ortu siswa juga bisa ngatur sedikit rencana untuk acara keluarga misalnya…..

    Seperti yang saya alami di Negeri Jiran kita ini, karena liburan semesteran sudah diketahui pada awal sesi persekolahan dimulai (awal tahun ajaran), maka pernah ada konferensi/seminar yang diadakan bersamaan dengan minggu liburan mid semester.

    Jadi bapak/ibu yang kebetulan ikut seminar, sekalian ngajak anggota keluarganya datang sekalian liburan. Sudah gitu, panitianya juga ngadaain acara khusus untuk anggota keluarga “penggembira” ini. Jadilah…, rekreasi ilmiah… asyik juga ya..???!!!.

  12. Saya SETUJU.. Kaldik memang perlu transparans, biar orang tua ga kaget saat ada pengumuman UJIAN. Dan diharapkan kaldik diberikan saat anak masuk sekolah hari pertama (setelah libur kenaikan) ataupun untuk anak baru diberikan saat orientasi. Mudah-mudahan ini jangan cuma impian belaka.. Bagaimana kita mau maju wong direncanakan aja belum

  13. iya ya

  14. Ikut mendukung tulisan diatas…kenapa saya sampai nyasar ke blog ini..ya karena lagi cari-cari info mengenai kalender pendidikan. Ngiri sama informatifnya pendidikan di negara tetangga…😦

  15. Kaldik memang perlu, biar orang tua bisa memantau perkembangan anaknya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: